Jasa

Mesin Excavator dan tips perawatannya

Mesin excavator adalah salah satu jenis alat berat yang digunakan untuk menggali atau memindahkan tanah, batu, dan bahan material lainnya. Mesin ini memiliki bentuk seperti lengan dengan bucket di ujungnya yang dapat digerakkan dalam berbagai arah, sehingga memungkinkan mesin ini untuk mencapai area yang sulit dijangkau. Mesin excavator terdiri dari beberapa komponen penting, antara lain: Dalam penggunaan mesin excavator, diperlukan keahlian khusus dalam mengoperasikan dan merawat mesin agar tetap berfungsi dengan maksimal dan memperpanjang masa pakai mesin. Selain itu, diperlukan pengetahuan tentang keselamatan kerja dan peraturan yang berlaku dalam penggunaan alat berat seperti excavator. Berikut adalah panduan merawat dan memperbaiki mesin excavator: Dalam memperbaiki mesin excavator, pastikan Anda memiliki pengetahuan dasar mengenai cara kerja mesin dan komponennya agar dapat melakukan perbaikan dengan benar dan tidak menimbulkan kerusakan lebih lanjut. Jika perlu, konsultasikanlah dengan ahli yang berpengalaman dalam perbaikan mesin excavator.

Mesin Excavator dan tips perawatannya Read More »

4 Faktor Penting yang Menentukan Kualitas Hasil Pengelasan

Pengelasan adalah salah proses produksi yang bertujuan menyambung logam secara permanen dengan memanaskan logam sampai mencapai titik cair, dengan atau tanpa pemakaian tekanan dan penggunaan bahan pengisi. Pengelasan merupakan salah satu metode untuk menyambungkan dua atau lebih komponen. Dalam teknik pengelasan ada beberapa faktor yang memengaruhi hasil pengelasan yang berkualitas. Kita akan simak apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi di bawah ini: Pahami Dulu Mengenai Proses Pengelasan Pengelasan (welding) adalah proses penyatuan material logam dengan berbagai bahan yang didasarkan pada prinsip-prinsip ikatan magnetik antar atom dari kedua bahan yang disambung. Jenis dan proses pengelasan juga sangat beragam. seperti Las Busur Listrik (Electric Arc Welding), Las MIG (Metal Inert Gas) dan Las MAG (Metal Active Gas), Las Listrik (Shielded Metal Arc Welding/SMAW), Las Busur Terpendam (Submerged Arc Welding/SAW), Las Elektroda Tak Terumpan (Non Consumable Electrode) dan masih banyak lainnya. Berbagai jenis las tersebut juga menghasilkan pengelasan yang berbeda-beda. Faktor Penunjang untuk Hasil Pengelasan Berkualitas 1. Kebersihan Las Kebersihan juga merupakan faktor penting dalam proses pengelasan. Beberapa yang memengaruhi hasil pengelasan buruk adalah adanya kotoran, karat dan cat. Jika ada kotoran, karat dan cat dalam proses pengelasan maka akan menghasilkan terak las tidak menempel dengan baik dan tidak mengalami pembakaran dengan sempurna. 2. Kelembapan Kawat Las Kelembapan kawat las dapat memengaruhi hasil las. Ciri-ciri dari kawat las yang lembap yaitu saat memulai mengelas api akan susah keluar dan tidak menyala. Selain itu, kawat las juga mudah lengket di objek lasnya saat lembap. Hasil pengelasan jika kawat las lembap adalah adanya lubang udara didalam terak dan hasil las tidak rata karena api las mudah mati. 3. Perpindahan dan Jarak Kawat Las Faktor yang ketiga adalah waktu perpindahan dan juga jarak kawat las. Pada saat proses pengelasan memerlukan waktu tertentu untuk menggerakan kawat las. Hal ini dimaksudkan agar terak kawat las dapat masuk dan menempel pada besi dengan baik. Jika tidak memperhatikan waktu perpindahan akibatnya adalah penetrasi atau tembusan yang kurang dalam, terjadi karena waktu perpindahan kawat las (travel speed) yang terlalu cepat. Selain itu, penetrasi atau tembusan yang tidak merata, biasanya terjadi karena waktu perpindahan kawat las (travel speed) yang terlalu panjang dan tidak stabil. Lalu hasil las tidak padat karena terlalu jauh jarak perpindahan saaat mengelas. 4. Settingan Ampere Faktor yang terakhir dalam hasil pengelasan adalah settingan ampere. Faktor ini sangat krusial dan berperan penting pada hasil las nanti. Jika setting terlalu tinggi maka hasil las akan hancur dan mengakibatkan kerusakan dari settingan ampere. Akibat setting ampere yang salah dapat mengakibatkan: PT. Sriwijaya Teknik Utama menghadirkan tim pengelasan professional dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayan kami.

4 Faktor Penting yang Menentukan Kualitas Hasil Pengelasan Read More »

Perbedaan Metal Duduk dan Metal Jalan

Sebagian orang mungkin masih belum kenal dengan istilah metal duduk atau metal jalan. Kedua komponen ini ada di dalam mesin mobil, tetapi dikenal dengan istilah yang berbeda.  Fungsinya juga tidak kalah penting dengan komponen lainnya agar mesin berjalan optimal. Jika Anda penasaran dengan pengertian metal duduk dan metal jalan serta perbedaannya, simak ulasannya di sini! Apa itu Metal Duduk dan Metal Jalan? Memang benar, masih sebagian orang yang belum banyak mendengar istilah metal duduk dan metal jalan. Padahal kedua komponen ini memiliki peranan yang penting untuk kinerja mesin kendaraan roda empat.  Pada dasarnya bentuk komponen ini berupa jenis bearing yang didesain khusus untuk kecepatan dan juga tekanan tinggi. Istilah yang sering digunakan untuk menyebut komponen tersebut yaitu journal bearing. Untuk kinerjanya menggunakan lapisan fluida yang memisahkan antara dan as.  Pada bagian fluida ini akan dipasok dari lubang yang ada di bearing, lalu akan mengisi celah antara dudukan metal. Dengan begitu proses perputaran tidak akan bersentuhan dengan journal bearing.  Lalu bagaimana pengertian metal duduk dan metal jalan serta perbedaannya? Sebelum itu, perlu diketahui jika metal duduk dan metal jalan merupakan bagian dari journal bearing. Jika metal duduk atau main bearing ini berada di blok mesin sebagai tumpuan utama, metal jalan atau yang disebut dengan round bearing ini terletak di batang torak atau connecting rod.  Fungsi Round Bearing dan Main Bearing Metal duduk menjadi salah satu jenis bearing yang dirancang khusus untuk menangani kecepatan dan tekanan tinggi dalam mesin.  Dalam bearing ini terdapat dua jenis journal bearing yang dikenal dengan main bearing atau metal duduk dan round bearing atau metal jalan. Keduanya memiliki fungsi yang cukup krusial dalam kerja mesin mobil.  Pengertian metal duduk dan metal jalan serta perbedaannya bisa diketahui dari letaknya. Metal duduk menjadi salah satu tumpuan utama ketika kruk as sedang berputar.  Letaknya berada di blok mesin dan berguna sebagai bantalan ketika crank shaft berputar. Jadi, bagian ini akan berfungsi dalam mesin mobil ketika sedang dikendarai dalam kecepatan tinggi.  Sedangkan round bearing atau metal jalan yaitu bearing batang piston yang bergerak atas dan bawah. Letaknya berbeda dengan metal duduk, sebab metal jalan berada di batak torak atau connecting rod.  Dalam hal ini, round bearing akan bekerja dengan baik jika kondisi mobil dalam keadaan yang cukup prima, begitu sebaliknya.  Fungsi dari metal jalan sebenarnya juga tidak jauh berbeda dengan metal dudukan karena sama sama sebagai bantalan. Tetapi bedanya metal jalan akan melapisi batang piston juga.  Disebut dengan metal jalan karena saat bekerja di dalam mesin, metal ini bergerak ke atas dan ke bawah. Sehingga kendaraan roda empat bisa berjalan dengan maksimal dan tidak terganggu.  Faktor yang Mempengaruhi Kondisi Metal Duduk dan Metal Jalan Sesudah mengetahui pengertian metal duduk dan metal jalan serta perbedaannya, maka Anda harus tahu cara merawatnya. Sebab, kualitas oli yang buruk dan tidak rutin diganti secara berkala akan membuatnya komponen metal berbunyi dan terasa berat. Selain itu, hal ini juga akan menyebabkan gangguan di komponen vital mesin lainnya.  Apabila keduanya mengalami masalah atau, maka mesin mobil tidak akan bekerja dengan maksimal. Bahkan kendaraan roda empat yang Anda miliki jadi lebih cepat rusak. Maka dari itu, perlu adanya perawatan secara berkala agar berjalan dengan normal.

Perbedaan Metal Duduk dan Metal Jalan Read More »